Kerjasama Bisnis TG:@LIUO9527
Posisi saat ini: Rumah / Pesan / Nilai Pasar Pemain-Pemain Diaspora dan Naturalisasi Indonesia yang Berkiprah di BRI Super League saat Ini

Nilai Pasar Pemain-Pemain Diaspora dan Naturalisasi Indonesia yang Berkiprah di BRI Super League saat Ini

Penulis:Wartawan Olahraga Tanggal:2025-08-29 15:30:02
Dilihat:11 Pujian
Ilustrasi - Rafael Struick ragam eskpresi (Bola.com/Adreanus Titus/Geaby Fadhilatu Sholikha)

Jakarta - BRI Super League 2025/2026 semakin gemerlap. Bintang Timnas Indonesia, Thom Haye resmi berbaju Persib Bandung dan membuat aroma naturalisasi di kompetisi sepak bola Indonesia semakin kental.

Setelah nyaris berstatus tanpa klub selama dua bulan, Thom Haye menutup drama masa depannya dengan berkarier di BRI Super League 2025/2026. Gelandang berusia 30 tahun itu jatuh dalam pelukan Persib Bandung.

Nasib Thom Haye sempat terkatung-katung ketika memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya dengan Almere City, klub yang terdegradasi dari Eredivisie 2024/2025. Pada Rabu (27/8/2025) sore WIB lewat pengumuman di TVRI Jawa Barat (Jabar), Persib memastikan kedatangan Thom Haye dan mantan bek AS Roma, Federico Barba.

Thom Haye mendapatkan kontrak dua musim dari Persib. Dia menyusul Struick dan Jens Raven yang ke Bali United, sebagai dua pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang memilih pulang ke kampung halaman leluhurnya.

Yuk simak nilai pasar pemain-pemain berstatus naturalisasi dari garis keturunan yang beredar di BRI Super League saat ini.

 


Persaingan Sengit

Penyerang Bali United Jens Raven menghampiri rekan setimnya Mike Hauptmeijer usai pertandingan menghadapi Persik Kediri. (Alit Binawan/Bola.com)

BRI Super League 2025/2026 masih menjadi panggung besar bagi sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia.

Nama-nama beken seperti Jordi Amat, Stefano Lilipaly, Rafael Struick, dan Jens Raven ikut memanaskan persaingan perburuan gelar di kasta teratas dalam negeri bersama tim masing-masing.

Jordi Amat, sebelumnya bermain untuk klub raksasa Malaysia, Johor Darul Ta'zim. Sedangkan Rafael Struick bermain bareng tim Australia, Brisbane Roar, dan Jens Raven merupakan jebolan Dordrecht, Belanda.

Kehadiran ketiganya menyedot perhatian sekaligus tanggapan. Tak sedikit yang menyayangkan, tetapi banyak pula yang mendukung. Soalnya, bermain di dalam negeri membuat ketiganya punya menit bermain lebih banyak ketimbang bertahan di klub lama.

Jika usia dijadikan tolok ukur maka karier Rafael Struick dan Jens Raven tentunya masih lebih awet ketimbang Jordi Amat serta Stefano Lilipaly.

Rafael Struick baru berusia 22 tahun. Sedangkan Jens Raven lebih muda lagi, 19 tahun. Bandingkan dengan Jordi Amat yang sudah berusia 33 tahun dan Stefano Lilipaly 35 tahun.

Jangan lupakan Marc Klok yang menjadi kapten Persib Bandung saat ini, lalu ada Ezra Walian yang makin moncer di Persik Kediri, hingga mesin gol Bhayangkara FC, Ilija Spasojevic.

 


Thom Haye Termahal

Thom Haye dengan penampilan baru saat menjalani pemusatan latihan Timnas Indonesia di Bali United Training Center, Senin (26/5/2025). (Dok. Timnas Indonesia)

Mari kita lihat taksiran nilai pasar mereka. Dalam daftar di bawah ini, Jens Raven menduduki peringkat terbawah dengan nilai pasarnya mencapai Rp1,3 miliar. Raven juga sudah diandalkan klubnya Bali United dalam beberapa pertandingan terakhir.

Ilija Spasojevic menempat posisi di atas Raven. Pemain berdarah Montenegro itu punya nilai pasar Rp1,74 miliar dan masih menjadi mesin gol Bhayangkara FC. Kemudian ada Rafael Struick, bintang Timnas Indonesia U-23 yang kini berseragam Dewa United, ia punya nilai pasar Rp2,61 miliar.

Di atasnya ada Stefano Lilipaly, juga rekrutan baru Dewa United yang kembali memperkuat Timnas Indonesia. Lilipaly tercatat punya taksiran harga Rp3,91 miliar. Ezra Walian di atasnya dengan nilai pasar mencapai 4,78 miliar.

Kapten Persib, Marc Klok ada di urutan ketiga dengan nilai pasar Rp6,95 miliar. Bek baru Persija, Jordi Amat jelas masuk dalam daftar ini. Nilai pasarnya mencapai 17,38 miliar.

Duduk di urutan teratas adalah Thom Haye. Rekrutan anyar Persib yang merupakan gelandang utama Timnas Indonesia, punya nilai pasar Rp17,38 miliar dan disebut-sebut menjadi yang termahal di BRI Super League saat ini. Haye melewati taksiran harga legiun asing Bali United asal Belanda, Thijmen Goppel yang punya nilai Rp12,17 miliar.

 


Daftar Pemain Naturalisasi Indonesia Termahal di BRI Super League 2025/2026:

  • Jens Raven: Rp1,30 miliar
  • Ilija Spasojevic: Rp1,74 miliar
  • Rafael Struick: Rp2,61 miliar
  • Stefano Lilipaly: Rp3,91 miliar
  • Ezra Walian: Rp4,78 miliar
  • Marc Klok: Rp6,95 miliar
  • Jordi Amat: Rp11,30 miliar
  • Thom Haye: Rp17,38 miliar

Sumber: Transfermarkt

Komentar

Kirim komentar
Galat kode pemeriksaan, silakan masukkan kembali
avatar

{{ nickname }}

{{ comment.created_at }}

{{ comment.content }}

IP: {{ comment.ip_addr }}
{{ comment.likes }}